Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Kondisi itu pun membuat Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatur beban bermainnya. Menit bermain Yamal di laga-laga awal pun benar-benar dibatasi.

Meski begitu, pemain 19 tahun itu tetap memberikan yang terbaik dalam delapan pertandingan, sepanjang turnamen. Ia bahkan sukses mencatatkan 35 dribel dan menjadi yang terbanyak di Piala Dunia 2026.

Kehadirannya pun menjadi kunci Spanyol mengalahkan Portugal, Prancis, hingga akhirnya menggulingkan Argentina di final Piala Dunia 2026.

”Sejujurnya, tidak, kami tidak (melihat penampilan terbaiknya di turnamen ini),” kata Lewandowski pada ESPN.

Menurutnya, penampilan terbaik Yamal justru terjadi pada dua musim lalu, termasuk saat membawa Spanyol meraih Piala Eropa 2024.

”Itulah versi terbaik Lamine Yamal menurut saya saat ini,” ungkapnya.

Puji Yamal 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News